Ketikasekolah menjadi kebiasaan. . .
Ketika kita mendengar kata sekolah pasti yang pertama kaliakan muncul di benak kita adalah TUMPUKAN TUGAS, GURU GALAK, CERAMAH PANJANG,CATATAN TIADA AKHIR dan semua hal yang memberatkan, padahal di dalam bersekolahkita mendapatkan pengalaman-pengalaman yang sangat menyenangkan juga bahkanmendebarkan seperti BOLOS KELAS, TIDAK MENGERJAKAN PR, DIHUKUM RAME-RAME, TIDURSAAT PELAJARAN,MENDENGARKAN MP4 SAATPELAJARAN, MAKAN SAAT PELAJARAN, BUAT FORUM DI DALAM FORUM dan tentunya bagikebanyakan ramaja adalah soal ANTARHATI yang semua orang tau itu. Kalau dipikirlagi kesenangan yang kita dapatkan di sekolah jauh lebih banyak daripada bebanyang kita dapatkan, tapi sayangnya sebagian besar orang pasti lebih mengingatpengalaman buruk yang didapat daripada pengalaman baiknya. Apalagi bagisebagian besar orang sekolah itu adalah HAL BIASA yang harus dilakukan karenaorang lain juga melakukanya. Sebuah kebiasaan yang bisa disamakan dengan MAKAN.Kalau kita makan kita akan kenyang, kalau tidak makan kita akan lapar. Begitujuga dengan sekolah, kalau kita sekolah kita akan pandai, kalau tidak kita akanbodoh. Itu semua adalah pilihan, bukanya sesuatu yang WAJIB dilakukan apalagikalau hanya untuk IKUT-IKUTAN TEMAN. Karena kalau sekolah dianggap kebiasaan, halini justru akan menjadikan kita cepat bosan dengan sekolah karena aktifitasyang sama setiap harinya. Kalau kita sudah merasa bosan dapat dipastikan kitatidak akan melakukan hal apapun dengan sepenuh hati, dan itu SIA-SIA, TAKBERARTI, AND JUST WASTE OUR TIME.
Agar semua tidak berakhir sia-sia, kita harus tahu apa yangbenar-benar terbaik untuk kita dengan begitu kita akan lebih bijak dalammengabil keputusan. Kalaupun nantinya keputusan itu salah, setidaknya itu lebihbaik daripada kita tidak memutuskanya sama sekali. Lagipula kalau itu memangbenar-benar keputusan yang kita yakini akan menjadikan kesenangan pada dirikita, tidak mungkin kita hanya akan berdiam diri ketita keputusan yang kitapilih justru menyesatkan kita. Buatlah keputusan yang salah itu menjadikeputusan yang terbaik, keputusan yang akan menjadikan hidup kita lebih berartibagi diri kita dan orang lain.
“Tentukanlah apa yang kita anggap baik dan berjuanglah didalamnya.”